Array

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini21
mod_vvisit_counterKemarin23
mod_vvisit_counterMinggu ini130
mod_vvisit_counterMinggu terakhir191
mod_vvisit_counterBulan Ini551
mod_vvisit_counterBulan Terakhir640
mod_vvisit_counterSemuanya3701

We have: 1 guests online
Your IP: 38.107.179.226
 , 
Today: Feb 22, 2012
Sample Title
Sample Title
Sample Title
Sample Title
Sample Title
 

akidah2

Sunnah dan Bid'ah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated on Friday, 16 December 2011 14:31 Written by Administrator Friday, 16 December 2011 14:28

SUNNAH DAN BID'AH DALAM ASYURA

 

Hari Asyura adalah hari yang sudah tidak asing lagi bagi kita kaum muslimin diseluruh penjuru dunia. Suatu hari yang sangat bersejarah lagi mulya, yang memiliki kehormatan dan kemanfaatan yang agung semenjak dahulu kala, banyak kejadian-kejadian penting yang agung di dalam hari tersebut serta kemenangan-kemenangan dan berbagai rahasia dan tanda-tanda kekuasaan Allah yang sangat mengagumkan. Asyuro adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram, yaitu bulan yang sangat mulia yang termasuk dalam jajaran Asy hurul Hurum (Bulan-bulan mulia) yang terdiri dari empat bulan yaitu, Dzul Qo'dah, Dzul Hijjah, Muharram serta Rajab sebagaimana difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36 :

 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضََ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ أًنْفُسَكُمْ

Ártinya : "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus. Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu."

Beramal sholeh di bulan tersebut akan dilipat gandakan pahalanya demikian juga berbuat kejahatan juga akan dilipat gandakan dosanya, sampai sedemikian rupa kemuliaan dan kehormatan bulan Muharrom di sisi Allah subhanahu wa ta'ala. Sehingga sebagaimana ulama berpendapat bahwasannya bulan Muharram lah yang paling utama di antara bulan-bulan yang lainnya selain bulan Romadlon sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Nasa'i dalam haditsnya dari Abi Dzar radhiyallahu anhu berkata :

سألت النبي صلى الله عليه وسلم أي الليل خير وأي الأشهر أفضل؟ فقال خير الليل جوفه وأفضل الأشهر شهر الله الذي تدعونه المحرم.

Artinya : "Saya bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam : Malam apakah yang paling baik dan bulan apakah yang paling utama? Dan beliau menjawab : Sebaik-baik waktu malam adalah di tengah-tengah malam dab bulan-bulan yang paling utama adalah bulan Allah yang bernama Muharram."

Oleh karena itu di dalam bulan Muharram yang agung tidak terlepas dari hari Asyuro yang penuh dengan nilai-nilai histories, relegius dan sacral, serta dengan muatan ibadah mahdah. Islam telah menggambarkan dengan jelas dan gambling bagaimana keutamaan-keutamaan Asyuro.

As-Syekh Abdul Qodir Al-Jailany menerangkan dalam kitabnya "Al-Ghunyah" tentang fadilah-fadilah hari Asyuro sebagai berikut :

  1. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan langit-langit.
  2. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan gunung-gunung.
  3. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan lautan.
  4. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan daratan.
  5. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Lauhul Mahfudz.
  6. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Nabi Adam Alaihissalam.
  7. Allah Subhanahu wa Ta'ala Memasukkan Nabi Adam Alaihissalam ke surga.
  8. Nabi Ibrahim Alaihissalam dilahirkan.
  9. Nabi Ibrahim Alaihissalam diselamatkan dari api.
  10. Fir'aun ditenggelamkan dan mati di laut.
  11. Nabi Ayyub Alaihissalam mendapatkan kesembuhan dari penyakitnya.
  12. Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima taubatnya Nabi Adam Alaihissalam.
  13. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni Nabi Daud Alaihissalam.
  14. Nabi Isa Alaihissalam dilahirkan.
  15. Bangkitnya hari kiamat.
  16. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Arsy'.
  17. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Al-Kursy.
  18. Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Malaikat Jibril dan Malaikat yang lain.
 

Persatuan atau Perseteruan

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Last Updated on Sunday, 13 November 2011 00:31 Written by Administrator Saturday, 12 November 2011 11:43

PERSATUAN atau PERSETERUAN ?


"Persatuan" adalah suatu kalimat yang indah sekali didengar oleh telinga setiap ora ng. Siapa yang tid ak sena ng dengan persatuan ? Setiap orang pasti mengidamkan persatuan. Hidup berdampingan dengan damai dan aman tanpa ada konflik apapun memang adalah idaman bagi setiap orang. De m i kia n juga umat Islam, satu sama lain selalu mengedepankan dan mengutamakan persatuan. Karena memang itulah ajaran aga ma Islam yang hanif. Sesama mukmin adalah bersaudara. Saling menghormati, menghargai dan menolong serta saling berbagi rasa dalam suka dan duka, saling me ncintai. Sebagaimana disabdakan oleh Baginda Rosululloh shallallahu alaihi wasallam: "Tidaklah sempurna iman di antara kalian sehingga mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri" (HR. Ahmad, Bukhori Muslim, Tirmidzi Nasa'i, Ibnu Majah). Dalam riwayat lain Beliau juga bersabda: "Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai dan kasih sayang sesamanya adalah laksana satu tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota lainnya pun ikut merasa sakit tak bisa tidur dan terasa panas." (HR. Ahmad dan Muslim).

   
 
 
 
 
 

Darul Ihya