Last Updated on Sunday, 13 November 2011 00:50 Written by Majid Saturday, 12 November 2011 01:50
Disarikan dari Pengajian Hikam Ibnu Athaillah
Diasuh Oleh Abuya Habib Ahmad bin Husein Assegaf
لاَتَمُدَّنَّ يَدَكَ إِلَى اْلأَخْذِ مِنَ الْخَلاَئِقِ إِلاَّ أَنْ تَرَى أَنَّ اْلمُعْطِيَ فِيْهِمْ مَوْلاَكَ فَإِنْ كُنْتَ كَذَلِكَ فَخُذْ مَا وَافَقَكَ اْلعِلْمُ
Janganlah engkau mengulurkan tangan untuk menerima pemberian makhluk kecuali engkau merasa bahwa yang memberi adalah Tuhanmu. Kalau engkau sudah demikian maka terimalah dari mereka yang sesuai dengan ilmu pengetahuanmu.
Rizki yang sampai kepada manusia itu ada dua macam. Pertama, rizki yang diperoleh dengan sebab dan bekerja, seperti berdagang, bertani, atau membuat kerajinan. Ini keadaan ahli asbab (orang yang bekerja). Kedua, rizki yang sampai melalui tangan manusia tanpa bekerja dan berusaha. Ini adalah golongan ahli tajrid, orang yang melulu beribadah kepada Allah tanpa memikirkan mencari nafkah.


















